Bukber Alumni SD

Pada hari Sabtu kemarin, tepatnya pada tanggal 1 Mei, aku & temen-temen alumni sd ku mengadakan acara bukber (buka bersama) di salah satu rumah temenku bernama Khoir. Rumahnya beralamat di Taman Dramaga Permai 1, tidak jauh dari Kampus IPB. Mau liat cerita selengkapnya? Yuk simak ceritanya dibawah ya.

Awalnya, seminggu sebelum acara, Damar, teman alumni sd ku itu mengajak untuk buka puasa bersama sekalian kumpul lagi. Dan yang lain pun setuju, mungkin juga pada ingin bertemu lagi setelah sekian lama berpisah. Selanjutnya, pada berdiskusi ingin buka bersama di rumah siapa. Si khoir pun bilang “di rumah gw aja, bisa nampung banyak orang, lu semua patungan aja buat beli bahan-bahan nasi liwetnya sama lauk-lauknya, sirup sama takjil gua yg beli”. Yap semua pada oke dan mulailah dari mengisi list siapa saja yang mau ikut. Tidak lupa juga diberi tau bahwa patungannya sebesar 20 rb/orang. 5 hari kemudian, sudah terkumpul 20 orang yang mau ikut, cewenya juga lumayan banyak yang ikut, sekitar 8 orang. Namun saat itu aku tidak mengisi list soalnya males aja gitu ikutan acara kek gitu, mending buka di rumah lebih enak. Dan tiba-tiba…. siang hari itu aku di samper oleh mereka, mereka sebelumnya ga bilang apa-apa mau kesini, tiba tiba nyamper. Istilahnya seperti ditodong suruh ikut gitu deh. Ternyata mereka sedang mengambil uang patungan ke rumah-rumah yang sudah mengisi list itu, ya mungkin sekalian aja gitu nyamper. Yaudah karena udah ditodong gini, aku pun ikut acara esok hari. Nggak lupa patungan 20 rb nya.

Esok harinya, acara bukbernya tiba. Di pagi harinya sudah ditetapkan berangkatnya siapa dengan siapa. Ada yang naik motor, ada juga yang naik grab. Rumahnya Khoir juga udah di sherloc, jadi ya gampang menuju kesana nya. Aku berangkat dengan teman alumniku yang kebetulan membawa motor. Namanya Rifqi. Dia menjemputku sekitaran abis Ashar, karena saat itu jalanan dramaga macet berat. Lalu, kami tidak lewat jalan utama dramaga yang macet itu, namun lewat jalan Pasar Caringin yang bisa nembus langsung di depan Hotel Duta Berlian. Tidak lama, sekitar 20 menit, kami pun sampai. Disana ada beberapa yang sudah sampai. Tak lama, yang lain pun berdatangan. Rata-rata yang datang pada naik motor, mungkin agar lebih cepat sampainya.

Pada saat jam 5 sore, temen-temenku memutuskan untuk ngadu futsal lawan komplek sana, sekalian mengisi waktu sebelum buka puasa. Tentunya kita menggunakan skuat inti yang dipakai di turnamen-turnamen saat SD dulu. Yap jelas kami menang telak. Dengan strategi yang belum luntur, dengan taktik & gaya permainan yang indah, jelass kami di atas. Teman-temanku yang lain yang tidak kebagian main futsal, mereka main bola voli di pinggir lapangan. Azan Magrib pun berkumandang, kami langsung balik ke rumah Khoir yang tidak jauh dari lapangan. Kami berbuka dengan sirup, risol, kue, semacam dadar gulung, dan makanan manis lainnya. Setelah itu kita solat, dan baru makan malam. Aku dan beberapa teman yang lain lebih memilih makan di atas yang menghadap ke luar karena udaranya lebih dingin, di lantai bawah agak panas dan sudah penuh ditempati para wanita. Kita makan sambil ngobrol segala macem, mulai dari cerita-cerita flashback jaman sd, kejadian lucu yang nggak bisa dilupain, dan sebagainya. Setelah kenyang, kami sempatkan solat Tarawih dulu.

Dan selanjutnya kami pun seru seruan di depan rumah. Ada yang ngobrol, ngegosip, perang sarung, main motor. Kalau cewek-ceweknya lebih memilih ngobrol didalam rumah. Tentunya aku sangat menikmati momen ini, momen yang jarang-jarang bisa dilakukan lagi. Sekitar 2 jam an kami di luar rumah, akhirnya kembali masuk karena jam sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh, tidak boleh juga berisik malam-malam. Beberapa temanku & para cewek pun juga pada pamit pulang. Tetapi aku & beberapa temanku yang masih stay, masih ingin melakukan satu kegiatan lagi…. MABAR! Kami main game PUBG, seru-seruan, dan pada saat itu juga tiba-tiba hujan deras, sehingga aku hanya bisa menunggu sambil hujan berhenti sambil mabar. Ah nikmatnya ditemani cuaca dingin. Setelah mereda, giliran aku yang berpamitan. Teman-teman yang lain lebih memilih menginap, karena juga saat itu sudah larut malam. Aku pulang naik grab.

seru-seruan di depan rumah

OKE segitu dulu blog kali ini, semoga kalian menikmati ceritaku ya.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started