
Pada tahun 1922, teman-teman Aristotle Onassis rama merayakan kelulusan SMA dan sibuk mempersiapkan diri menuju universitas ternama di Eropa. Sedangkan Ari hanya duduk di taman kota karena ia tidak lulus. Lalu ia memberitahu kepada orang tuanya sehingga mereka murka. Selain kegagalan di SMA, ia juga pernah berkali-kali dikeluarkan dari sekolah karena ia malas belajar. Melihat ini, Ari nekat meninggalkan rumah dan merantau. Ia merantau bukan untuk belajar, tetapi untuk bekerja apa saja. Kesuksesan mulai menghampiri saat ia berhasil menjadi perantara bisnis antara petani tembakau Yunani dan pedagang Argentina. Akhirnya ia menjadi pengusaha kelas dunia setelah mampu berpenghasilan 1 juta dolar pada usia muda yaitu 25 tahun. Bisnis inilah yang membuat ia berada di deretan orang terkaya di dunia.
(Sumber gambar: https://tirto.id/sejarah-hidup-aristotle-onassis-juragan-kapal-yang-doyan-kawin-cF45)