Comedy Of Juno

Buku ini menceritakan pengalaman seorang komedian yang dulunya seorang rocker. Silakan membaca ya….

Namanya Juno. Ia dulunya mempunya sebuah band yang bernama Botani Bonsai. Lagu-lagunya bertemakan rock. Namun band itu tidak pernah manggung, bahkan sudah 3 tahun. Jadi, teman-temannya memutuskan untuk membubarkan band tersebut, karena tidak menghasilkan apapun. Namun Juno tidak setuju, dan akhir membuahkan keributan dengan temannya, Rano. Mereka pun akhirnya bermusuhan.

Juno memikirkan masa depannya karena impian menjadi rocker sudah punah. Sedangkan Rano dan teman-temannya sudah membuat band baru bernama Band Hening. Juno pun memutuskan untuk pergi ke kafe untuk refreshing. Saat di kafe, ia melihat ada seseorang yang menampilkan stand up comedy. Juno pun menontonnya dan mulai tertarik. Saat acaranya selesai, Juno menghampiri yang tadi tampil. Ia menanyakan bagaimana bisa menjadi seorang komedian. Papa (panggilannya) menjelaskannya dan menyuruh untuk Juno tampil saat itu juga. Namun hasilnya tidak membuat satu pun orang tertawa.

Papa pun menasehatinya agar tetap semangat dan berlatih membuat materi yang bagus jika tetap ingin menjadi komedian. Awalnya, Juno tidak ingin melanjutkan menjadi komedian karena kejadian tadi, namun ia berpikir jika tidak menjadi komedian, ia akan sulit menemukan pekerjaan lain. Ia pun berlatih dan sempat di ajak oleh teman SMA nya, Ozi, untuk menghadiri beberapa acara. Hingga akhirnya ia menjadi lumayan terkenal di Kota Madiun.

Pada suatu hari, ada acara besar di kota tersebut yang dihadiri anak remaja. Juno pun didaftarkan oleh Ozi. Ternyata, ada Band Hening juga disitu. Juno pun menolak untuk tampil di acar tersebut karena ia tidak mau sepanggung dengan Rano. Namun, nasehat Ozi tidak bisa dilawan. Akhirnya Juno pun setuju. Dan saat dia tampil, ia membawakan materi tentang band yang ia buat dahulu.

Saat Rano tampil, tak disangka ia menyanyikan kesukaan Juno yang pernah dinyanyikan bersama saat masih satu band. Juno pun terharu mendengarnya. Dan saat Band Hening selesai tampil, Juno menyalaminya serta memberi pujian.

Begitulah cerita Juno tentang seorang rocker yang hijrah ke stand up comedy. Terima kasih sudah membaca…

Indigo Stories

Buku yang saya baca berjudul Indigo Stories. Buku ini menceritakan beberapa pengalaman seorang anak indigo. Kali ini saya akan resume buku ini. Silakan membaca…..

Namanya Agni Frieska Sumendra, dipanggil Agni. Ia merupakan seorang indigo atau orang yang memiliki kemampuan khusus untuk melihat makhluk halus. Kemampuannya ini merupakan keturunan dari kakeknya yang menjadi seorang dukun. Terkadang Agni merasa takut jika melihat makhluk halus. Namun, saat semakin dewasa, ia sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini.

Pengalaman pertamanya melihat makhluk halus yaitu saat berusia 5 tahun. Saat itu, ia berada di loteng dan melihat anak laki-laki yang ia kira merupakan temannya. Setiap hari, ia mengajaknya bermain bersama karena ia merasa senang bermain dengan anak laki-laki tersebut. Namun suatu hari, orangtua Agni berencana untuk menutup loteng tersebut, karena pernah saat ibunya melihat ke loteng untuk melihat Agni, ia tidak melihat ada temannya Agni, ia hanya melihat Agni bermain dan berbicara sendiri. Agni yang mendengar rencana tersebut, langsung mengajak si anak laki itu untuk turun ke bawah, namun ia menolak. Agni terus memaksa dan saat ia memegang tangannya, wajah anak laki-laki tersebut berubah menjadi sangat menyeramkan. Di wajahnya hanya ada sederetan gigi yang mencapai telinga. Agni ketakutan dan langsung turun ke bawah sehingga sempat terjatuh dari tangga. Ibunya langsung mengambil air putih dan menyuruh Agni untuk baca istigfar. Setelah kejadian tersebut, Agni mengalami demam. Ibunya menyuruhnya untuk tidak main ke loteng lagi.

Saat remaja, ia mulai terbiasa dengan keadaan makhluk tak kasat mata. Bahkan, saat SMP ia mempunyai sahabat tetapi bukan manusia, melainkan makhluk halus. Sahabatnya bernama Audy. Ia meninggal karena melakukan bunuh diri di kamar mandi sekolah. Agni sering berbagi cerita kepada Audy tentang teman-temannya yang menyenangkan dan juga ada yang menyebalkan. Bahkan, saat pulang sekolah pun Agni menyempatkan ke belakang sekolah untuk berbagi canda dan tawa pada Audy. Namun, mereka harus terpisah karena Agni akan berlanjut ke SMA.

Banyak pengalaman Agni yang menyeramkan seperti bertemu dengan wewe gombel, tuyul, kuntilanak merah, dan pocong berbau busuk. Dan yang membuatnya heran adalah ternyata ia memiliki penjaga dari kakek buyutnya yang bernama Wira. Wira berpakaian seperti pengawal kerajaan, bertubuh besar dan tinggi, serta selalu setia melindungi Agni dari godaan makhluk halus saat bepergian ke mana saja. Kadang, Wira sering menemani Agni ketika sedang menonton film horor.

Begitulah beberapa pengalamannya tentang melihat makhluk tak kasat mata. Semoga pembaca bisa terhibur dengan cerita ini. Sekian terima kasih.

Stephen Hawking, Bapak Fisika Modern yang Tidak Genius Saat Kecil

Stephen Hawking

Stephen Hawking ialah penemu teori kosmologi, gravitasi kuantum, dan black hole atau lubang hitam. Nama beliau juga sering disandingkan dengan legenda fisika lainnya, seperti Einstein dan Newton. Namun, ia tidak genius saat kecil. Ia belum pandai membaca dan menulis hingga berusia 8 tahun. Ia kerap diejek dan jadi bahan taruhan oleh teman-temannya karena kebodohannya yang terus berlanjut hingga SMA yang membuat nilai rapornya di bawah rata-rata.

Namun, saat menjadi mahasiswa di Oxford, kegeniusan Hawking mulai terlihat. Beliau tak butuh waktu lama untuk menyelesaikan 13 soal yang sulit dari buku Electricity and Magnetism. Akhirnya, Hawking berhasil lulus dengan gelar doktor berkat tesisnya mengenai asal mula alam semesta. Ia mengemukakan teori kejadian alam semesta yang didahului ledakan dahsyat yang disebut big bang. Ia juga terkenal dengan teorinya tentang lubang hitam.

Namun, ketika sedang berada di puncak kariernya, ia didiagnosis menderita amyotrophic lateral sclerosis (ALS), penyakit fatal yang menyerang sel saraf, sehingga ia menjadi lumpuh di usia 21 tahun. Dokter memprediksi bahwa Hawking hanya bisa bertahan hidup tak lebih dari 3 tahun. Awalnya, Hawking sempat berputus asa, namun ia akhirnya bertekad bulat menggapai cita-citanya. Ia mulai belajar dan bekerja lebih keras. Kedua tangannya tidak bisa digerakkan sehingga ia mengerjakannya hanya dengan pikiran di kepala. Hawking melatih pikirannya untuk berpikir dengan cara yang berbeda, yang dapat digunakan untuk menggantikan kertas dan pena. Seseorang lalu menciptakan komputer untuk membuat Hawking bisa berkomunikasi, menggunakan komputer sentuh yang menghasilkan suara. Bahkan, Hawking membuat rekaman suaranya dengan mengeluarkan album yang berjudul Galaxy Song yang menceritakan perjalanan bintang bima sakti.

(Sumber gambar: https://www.liputan6.com/global/read/3372813/inilah-pesan-terakhir-stephen-hawking-untuk-masa-depan-manusia)

Sir Isaac Newton, Seorang Fisikawan yang Sempat Dikeluarkan Dari Sekolah Untuk Menjadi Petani

Sir Isaac Newton

Sir Isaac Newton dikenal genius di bidang fisika, matematika, dan sebagainya. Namun, sebelumnya ia sama sekali tidak dianggap pintar. Semasa bersekolah, ia adalah anak yang cuek, pendiam, dan sering merenung. Ia juga mempunyai sifat suka membantah terhadap pelajaran yang tidak disukainya. Nilainya pun anjlok dan dicap sebagai anak yang bodoh. Akhirnya, gurunya mengeluh karena Newton tidak suka memperhatikan pelajaran. Ibunya pun berputus asa dan sempat mengeluarkannya dari sekolah ketika Newton berusia 17 tahun karena ibunya berpikir bahwa Newton lebih baik menjadi petani. Ibunya berharap Newton sukses sebagai petani.

Paman Newton yang diam-diam mengamatinya yakin bahwa Newton mempunyai bakat luar biasa dalam bidang matematika dan fisika. Pamannya lalu membujuk ibu Newton agar kembali menyekolahkan Newton. Demi menggapai keinginan anaknya, beliau kemudian memasukkan Newton ke Universitas Cambridge. Di universitas inilah ia menjadi seorang pemuda yang gigih. Ia menghabiskan masa mudanya dengan melakukan banyak percobaan untuk menguji teori yang ia yakini. Jika ia kesulitan dalam memahami sebuah teori yang berat, ia akan berhenti sejenak, lalu membacanya kembali. Ia melakukannya berulang-ulang sampai memahami maksud buku yang ia baca.

Newton pun akhirnya dikenal sebagai fisikawan, matematikawan, ahli astronomi, dan filsafat. Nama Newton bahkan diabadikan menjadi salah satu satuan dalam ilmu fisika, yakni (N) untuk satuan gaya.

(Sumber gambar: https://www.thehindu.com/opinion/op-ed/Sir-Isaac-Newton-the-alchemist/article15796876.ece)

Steven Spielberg, Anak Tidak Percaya Diri Akhirnya Menjadi Sutradara Hebat

Steven Spielberg

Masa kecil Spielberg dapat dikatakan suram. Selain pemalu, rendah diri, ia juga kerap menjadi sasaran ejek dan dikucilkan oleh teman-temannya. Ia juga lulus SMA dengan nilai pas-pasan bahkan tidak bisa masuk universitas ternama. Spielberg adalah seorang pengkhayal, imajinasinya luar biasa. Ia sering membayangkan benda-benda di sekitarnya adalah monster.

Namun, berkat kegemarannya berimajinasi, ia sukses menciptakan karya yang luar biasa. Banyak hasil film-film karya beliau yang sukses besar di pasaran, seperti film Jaws, E.T, Jurassic Park, dan Transformers. Ia juga disebut-sebut sebagai 100 orang paling berpengaruh dalam dunia perfilman. Sebelum hasil karyanya sukses, ia pernah membuat film bioskop pertamanya yang berjudul The Sugarland Express. Namun, film itu gagal total di pasaran. Ia hanya memiliki keuntungan sebesar satu dolar. Berkat keyakinan diri bahwa ia bisa sukses di dunia fim, Spielberg akhirnya meraih keberhasilan berupa karya yang luar biasa.

(Sumber gambar: https://www.layar.id/berita-hiburan/yuk-lebih-dekat-dengan-inspirasi-steven-spielberg/)

Top Ittipat, Penggila Games Jadi Pengusaha Muda Sukses

Top Ittipat

Top Ittipat ialah Presiden Direktur Tao Kae Noi Food & Marketing, perusahaan keripik rumput laut Thailand yang produknya sudah tersebar di 27 negara. Sebelum sukses, ia hanyalah seorang anak penggila game online yang tak pernah peduli dengan pelajaran di sekolah. Ketika gurunya sedang menerangkan pelajaran, ia masih sempat-sempatnya bermain game. Bahkan, tiga buah komputer yang ada di kamarnya hanya ia gunakan untuk bermain game online. Ia kian menggilai game online, apalagi ia juga bisa mendapatkan uang melalui point yang bisa dijual kepada gamer lain. Ia bahkan bisa membeli mobil berkat kepiawaiannya bermain game.

Namun, keadaan menjadi berubah ketika akun game-nya dihapus karena dianggap menyalahi aturan alias dianggap telah melakukan transaksi ilegal. Ditambah lagi, orang tuanya mengalami kebangkrutan dan meninggalkan banyak utang. Ittipat pun berjanji pada diri sendiri untuk mengubah keadaan. Ia bertekad bisa melunasi utang orang tuanya dan mengembalikan rumah yang disita bank. Namun, ia melewati banyak sekali rintangan, diantaranya sulit meminjam uang di bank, gagal menjual beberapa produk, sulit mendapat tempat, masalah pribadi, dan banyak lagi.

Tekadnya yang sangat besar dan sifatnya yang tidak mudah menyerah akhirnya membuahkan hasil. Ia bisa menjadi pengusaha sukses dalam waktu dua tahun dan bisa melunasi utang keluarganya serta mengembalikan rumah yang disita. Hingga kini, Ittipat masih menuai sukses dengan memasarkan produk camilan rumput lautnya ke berbagai negara.

(Sumber gambar: https://www.infobiografi.com/biografi-dan-profil-lengkap-top-ittipat-milyuner-muda-asal-thailand/)

Winston Churcill, Perdana Menteri yang Benci Matematika

Winston Churcill

Winston adalah Perdana Menteri Inggris yang sangat menginspirasi banyak orang. Perannya sebagai ahli strategi, orator, diplomat, dan politisi terkemuka yang menjadikannya tercatat sebagai salah seorang tokoh paling berpengaruh dalam sejarah dunia. Namun, saat kecil ia tidak menyukai pelajaran matematika yang membuatnya kerap mendapat masalah saat bersekolah di Harrow berupa sekolah asrama. Menurut gurunya, Winston tidak berusaha untuk menjadi lebih baik. Perilakunya dinilai buruk, yakni selalu mau menang sendiri dan selalu memberontak. Ia juga sering dihukum karena nilai-nilainya yang selalu anjlok.

Namun, saat ia masuk menjadi tentara, karier cemerlangnya dimulai. Instingnya yang kuat dan kesukaannya pada sejarah mengasah kepiawaiannya dalam menulis. Ia berkarier sekaligus sebagai tentara, pengamat perang, kemudian menuliskan berita hasil pengamatannya tersebut melalui tulisan di koran dan majalah. Ia pun mulai memublikasikan buku tentang konflik perang. Namanya pun menjadi terkenal dan melambung tinggi yang membuat ia memutuskan meninggalkan dinas militer dan merintis karier di parlemen. Keputusannya pun terbukti tepat. Ia seolah menyerukan pada dunia bahwa kesuksesan seseorang hendaknya tidak hanya diukur dari nilai-nilai pelajaran di sekolah saja.

(Sumber gambar: https://www.jacobinmag.com/2018/01/winston-churchill-british-empire-colonialism)

Richard Branson, Kesuksesan Seorang Anak yang Tidak Pandai Membaca

Richard Branson

Richard Branson ialah miliarder sukses yang banyak dibicarakan saat ini. Ia tercatat sebagai orang terkaya nomor empat di Inggris. Selain itu, ia memecahkan rekor melintasi Samudra Atlantik tercepat dengan menggunakan kapal. Branson juga nekat melintasi angkasa dan menyeberangi lautan dengan menggunakan balon udara. Semua itu dilakukan agar ia tercatat sebagai peraih rekor pertama yang berhasil melintasi Samudra Atlantik dengan balon udara.

Sebelumnya ia dikenal sebagai murid bodoh dan mantan siswa putus sekolah. Pada saat ia berusia 13 tahun, ia banyak tertinggal pelajaran dan nyaris tidak menyelesaikan pendidikannya di lembaga pensdidikan sekaligus asrama bernama Scaitcliffe School, hingga kemudian ia dipindahkan ke sekolah lainnya. Ini semua karena Branson mengidap disleksia, yakni sebuah kelainan yang disebabkan sulitnya otak mengenali dan memproses simbol-simbol. Kelainan ini menjadikan Branson lamban menyerap pelajaran, terutama dalam membaca. Kelambanannya dalam membaca tak bisa dimengerti oleh guru-gurunya. Branson disangka sebagai murid bodoh, pembuat masalah, dan malas belajar. Branson pun kesal karena pendidikan di sekolah itu kebanyakan hafalan, hal yang tak disukainya. Alhasil, ia menjauh dari pelajaran sekolah. Hal ini membuatnya lebih fokus menjalankan bisnisnya.

Ia mulai merambah pada bisnis kaset dan rekaman, yang ia beri nama Virgin Record. Bisnis rekaman ini kelak menjadi label rekaman independen terbesar di dunia. Branson pun terus memperluas kerajaan bisnisnya ke berbagai lini usaha. Ia merambah bidang perhotelan, pembuatan film, pembersih alat penyejuk udara, dan masih banyak lagi. Bahkan, Branson akhirnya sukses mendirikan industri penerbangan yang ia beri nama Virgin Atlantic Airways. Dukungan kedua orang tuanyalah yang membuat karakter tak mudah menyerah tertanam pada diri Branson.

Branson pun menjelma menjadi pebisnis hebat. Banyak orang menyebut Virgin Galactic adalah bisnis paling inovatif dari Richard Branson. Virgin Galactic adalah sebuah bisnis wisata ruang angkasa atau antariksa, yang bertujuan membawa penumpang bepergian ke luar angkasa. Tentu banyak kalangan selebriti dan para jutawan tak segan mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk merasakan sensasi terbang ke antariksa.

(Sumber gambar: https://phinemo.com/miliarder-penuh-sensasi-richard-branson/)

Robert J. Stenberg, Gagal Dalam Pelajaran Psikologi, Tapi Berhasil Menjadi Profesor Psikologi

Robert J. Sternberg

Robert J. Stenberg ialah seorang profesor psikologi di Yale University, Amerika Serikat. Stenberg telah menulis lebih dari 600 makalah ilmiah dan beberapa buku terkenal lainnya. Buku-bukunya pun menjadi panutan mahasiswa psikologi di seluruh dunia. Namun dulunya, saat ia mengikuti tes IQ, hasil yang ia dapat biasa-biasa saja, malah cenderung masuk dalam kategori “bodoh”. Selain itu, ia juga pernah gagal pada mata kuliah Pengantar Psikologi. Dosennya kemudian menyarankan agar ia mengganti jurusan kuliahnya pada bidang studi yang lain saja, karena ia dianggap tak berbakat dibidang ini.

Stenberg lalu berusaha tidak menggubris pendapat dosen tersebut. Ia terus memotivasi dirinya untuk melanjutkan kuliah di jurusan psikologi. Akhirnya, Stenberg berhasil membuktikan bahwa sang dosen keliru. Ia berhasil lulus dari perguruan tinggi dengan nilai yang sangat memuaskan. Stenberg pun menjadi seorang profesor psikologi di Yale University, Amerika Serikat. Ia juga banyak dianugerahi puluhan gelar doktor kehormatan dari universitas-universitas di Amerika Utara, Amerika Selatan, dan Eropa.

Pengalaman pahit di masa kecil membuat ia merumuskan definisi kecerdasan yang lebih adil bagi anak-anak. Rumusan kecerdasan ini disebut Kecerdasan Tri Tunggal (Triarchic Intelligence). Ia tidak ingin setiap anak mengalami kejadian tidak menyenangkan, seperti dirinya saat tes IQ.

(Sumber gambar: http://www.robertjsternberg.com/about-main-page)





Sir Jhon Bertrand Gurdon, Pernah Mendapat Nilai Sains Terjelek, Justru Meraih Nobel Untuk Sains

Sir John Bertrand Gurdon

Gurdon adalah seorang ilmuwan yang diakui sebagai penemu teknologi kloning yang diharapkan dapat bermanfaat untuk memajukan dunia pengobatan penyakit. Misalnya, untuk mengganti jaringan pada otak, hati, ginjal, atau organ lain yang rusak.

Tak disangka, ia dulunya saat bersekolah di Eton Collage mendapatkan nilai terjelek pada mata pelajaran sains. Pada saat itu, dari 250 pelajar laki-laki di sekolah tersebut, Gurdon berada di urutan ke-250 alias paling bawah pada pelajaran sains dan bahkan pelajaran lainnya. Ia juga mengalami hal yang membuatnya sedih saat berusia 8 tahun. Ia mengikuti tes kecerdasan di sekolah, lalu sang guru memberi hasilnya kepada orang tua Gurdon. Gurunya mengatakan bahwa Gurdon memerlukan pengajar khusus karena nilainya di bawah rata-rata.

Namun, penilaian guru tersebut melecutkan semangat Gurdon untuk belajar lebih keras. Gurdon terpukul dengan nilai rapornya, sehingga ia kemudian belajar lebih keras untuk memperbaikinya. Akhirnya, ia menjadi seseorang yang luar biasa di bidang sains. Ia mendapatkan Nobel untuk sains, ilmu yang pernah dikatakan gurunya tidak akan mampu dikuasai Gurdon.

(Sumber gambar: https://www.pinterest.com/pin/394135404888514476/)

Design a site like this with WordPress.com
Get started