Menginap di Royal Amaroossa Hotel, Bogor

Seminggu yang lalu, aku & keluarga menginap di hotel Amaroossa di Bogor, yang berlokasi tepat di depan Tugu Kujang, di tengah-tengah Kota Bogor. Tidak terlalu jauh dari rumah yang berada di pinggir kota. Aku dan ibuku berangkat kesana pada hari jumat sore, karna ayahku sudah duluan pada hari kamis. Kerjaan kantornya diselenggarakan di hotel ini selama 5 hari. Aku menginap sampai hari senin, 4 hari 3 malam.

Setelah sampai di hotelnya, aku langsung membawa barang bawaanku ke dalam kamar yg berada di lantai 5, lalu istirahat. Aku lebih banyak menghabiskan waktu disana dengan stay di kamar. Karena dengan wifi-nya yang kencang, membuatku malas keluar kamar. Televisinya juga memiliki banyak channel luar, seperti HBO, Bein Sports, IMAX dan lain-lain. Pada sabtu pagi, aku mencoba untuk keluar kamar dengan berjogging mengelilingi kebun raya. Namun, saat sudah di pertengahan jalur jogging, ternyata ada penutupan karena penerapan PPKM yang dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu itu. Di Kota Bogor, kasus covid ini kembali naik. Sekolah-sekolah ditutup dan kembali dilaksanakannya daring/PJJ sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Karena jalannya ditutup, alhasil aku kembali saja ke hotel untuk rebahan dan bersantai. Begitupun di hari Minggu, walaupun aku ada kegiatan sepakbola pagi sampai siang, saat pulangnya pun aku lebih banyak bersantai di kamar. Malamnya aku sempat melihat pemandangan tugu kujang dari lantai 2.

Hotel ini cukup bagus, tempat parkirnya di bagian depan tidak terlalu luas, namun masih ada basement. Pelayanannya sopan. Namun makanannya kadang enak kadang tidak. Kamar dilengkapi karpet, dengan kasur yang empuk, kamar mandi yang luas. Kamarnya bisa memilih spot ke arah tugu kujang atau ke arah Jalan Otista. Untuk kalian yang sedang berlibur ke Bogor, hotel ini paling favorit untuk beristirahat.

Kegiatanku di Akhir Tahun 2021 #1

Akhir tahun 2021 menjadi akhir tahun yg unik. Covid-19 terlihat mereda, muncul Omicron. Banyak orang yang telah berharap, awal tahun 2022 menjadi awal tahun hidup normal kembali. Namun nyatanya tidak. Beberapa kasus virus Omicron bermunculan dan bertambah di beberapa negara. Mari kita berdoa untuk yg terbaik saja.

Kegiatanku ada banyak di akhir tahun 2021 atau bulan desember lalu. Di awal Desember, aku masih masuk sekolah, yaitu ujian akhir semester satu. Dimulai tanggal 1-15 Desember. Setiap satu hari ada 2 mata pelajaran. Untuk kelas 9, mengerjakannya di rumah. Kelas 7 dan 8 bergantian mengerjakannya di sekolah. Namun, banyak problem server jika mengerjakannya di rumah. Ujian ini tidak menggunakan google form, melainkan menggunakan CBT. Di hari pertama saja, ada satu mapel ujian yang ditunda/diundur ke hari berikutnya. Hal ini karena mungkin server tidak kuat menampung jumlah peserta yang login ke ujian tersebut. Karena waktu atau jadwal ujian kelas 7, 8, 9 itu sama, yang menyebabkan bertumpuk. Begitu pun di hari berikutnya. Problemnya sama. Server tidak kuat. Satu mapel di tunda lagi. Sebenarnya ini sangat tidak nyaman. Tetapi ya mau gimana lagi.

Di hari ketiga, ada perubahan jadwal, Kelas 7 dan 8 login ke aplikasi pada pukul 8, dan kelas 9 login pada pukul 9 pagi. Yaa itu lumayan membantu. Server tidak terlalu leg. Hari-hari berikutnya juga menggunakan jadwal seperti itu. Alhasil menjadi lumayan lancar. Karena ada satu mapel ujian yg ditunda, Ppkn, kelas 9 mengerjakannya di sekolah, sekalian dengan siswa yang remedial ulangan harian. Sepulang dari hari terakhir, aku & beberapa temanku sempat berkumpul dan mengobrol sebelum libur panjang.

Seminggu setelah ujian, aku mengikuti turnamenn futsal, membawa nama SMPN 7 Bogor. Ingin tau keseruannya? Tunggu di next part.

Kegiatanku di Akhir Tahun 2021 #2

Lanjut dari blog sebelumnya.

Di pertengahan bulan Desember, aku mengikuti lomba futsal antar sekolah. Lomba ini dimulai atau dilaksanakan tepat setelah pekan ujian semester. Lomba ini berlangsung sekitar 2 minggu, di lapangan SMK Permata, Kota Bogor. Setelah hari terakhir ujian, sorenya diadakan seleksi pemain dari sekolah. Sekolahku mengirim dua tim, A dan B. Tim A untuk kelas 9, dan Tim B untuk kelas 8. Dan aku ada di Tim A bersama teman” yg kelas 9 juga. Ini sebagai pemanasan atau awal membentuk tim untuk persiapan turnamen resmi kedepannya. Turnamen yg diikuti ini tidak seresmi turnamen lainnya seperti Walikota Cup, Dispora Cup. Namun turnamen ini yang sudah berjalan selama 3 tahun sempat didatangi Kapolsek, Kadispora, dan perwakilan sponsor lainnya.

Lomba ini pun dimulai. Timku berada di grub C. Di fase grub, kami melakoni 3 pertandingan, dan semua berhasil dimenangkan. Rata-rata dengan skor telak. Tim A pun bisa menjadi juara grub C. Sedangkan Tim B yg berada di grub sebelah, berposisi di runner up. Kami pun bertemu/berlawanan di babak 16 besar. Sayangnya, timku harus menelan kekalahan dengan skor 1-4. Lumayan telak. Entah bagaimana, Tim B anak kelas 8 itu terlihat lebih percaya diri dibandingkan pertandingan mereka sebelumnya. Timku pun juga sedang tidak dalam kondisi bagus seperti sebelumnya.

Seminggu setelah lomba ini, tahun baru pun datang. Malamnya, aku dan teman rumahku mengadakan bakar-bakaran. Hanya sosis dan cemilan lainnya sambil menonton final timnas leg 2. Ya itu lah kegiatanku diakhir tahun 2021. Semoga di tahun 2022 ini dunia semakin membaik 🙂

Berkunjung ke Rukun Senior Living #2

Lanjut dari part sebelumnya.

Kami diajak melihat-lihat kamar tempat tinggalnya. Ada beberapa blok yang diisi kamar-kamar, ada Blok A, B, C, D dan lain lain. Setiap blok diisi sekitar 10 kamar, berhadapan 5 kamar dengan 5 kamar lainnya. Namun kami diajak melihat-lihat hanya di Blok A, karena blok lainnya sedang ditutup. Lorongan Blok A terlihat sangatlah menarik. Beberapa meja dan kursi tertata rapi di depan kamar. Pencahayaan di lorong tersebut juga sangat pas, tidak terlalu terang dan tidak terlalu redup.

Lalu kita diajak masuk melihat isi kamarnya. Menurutku, kamar ini bagus dan luas. Ada 2 televisi (satu di ruang tengah, satu di ruang tidur). Di kamar ini bahkan ada dapur yang lumayan luas, cocoklah buat yang malas keluar. Sekilas mirip kamar apartemen, namun sedikit lebih kecil. Dan jika kalian menanyai atau ingin tau spot pemandangan di balkon kamar, jangan ditanya lagi, sudah pasti bagus. Terlihat pemandangan kolam pemancingan ikan yang luas, kolam renang, saung saung kecil, hingga gedung-gedung di daerah Sentul.

pemandangan dari balkon kamar

Setelah melihat-lihat bagian di gedung RSL, lalu kami diajak melihat ke beberapa tempat di Darmawan Park ini. Salah satunya ke Griya Dharma Wulan. Semacam tempat untuk acara pernikahan atau pidato atau acara resmi lainnya. Gedungnya lumayan besar, dan disebelahnya juga ada hotel. GDW ini kapasitas orang/pendatang pada suatu acara yaitu sekitar 700 orang an. Lumayan lah luas. Pas setelah pintu masuk gedung tersebut, ada spot untuk photoshoot. Terbuat dari semacam rotan yang dianyam menjadi berbagai macam bentuk. Sangat unik.

Setelah dari GDW, kita diajak lagi ke marketing gallerynya Darmawan Park, yang dibawahnya ada rumah-rumah yang dijadikan hunian tetap. Marketing gallerynya saja sudah memiliki pemandangan yang sangat indah. Perbukitan yang hijau dan rumah-rumah kecil di bawah kota sana memanjakan mata. Kami diajak lagi untuk melihat rumah hunian di sebelahnya. Walaupun rumah-rumah itu terlihat bagus dan ingin melihat ke dalam, namun aku memilih berdiam diri di sini. Cuaca juga sudah mulai tidak mendukung untuk keluar. Saat itu yang memilih menetap di marketing galeri disuguhkan siomay hangat, bolu dan minuman seperti teh dan kopi.

Segitulah kunjunganku ke Darmawan Park ini. Begitu banyak kesan dan ilmu yang kudapat setelah dari sini 🙂

*Selamat ulang tahun kepada Rukun Senior Living yang ke 10 tahun

Berkunjung ke Rukun Senior Living #1

Mungkin kalian belum tau apa itu Rukun Senior Living. Itu adalah tempat atau hunian khusus orang tua atau yang berumur 50+. Bisa juga disebut rumah terintregasi. Letaknya ada di Darmawan Park, Sentul. Namun hunian itu juga bisa ditempati oleh orang dewasa biasa bahkan anak anak (ditempat yang terpisah) atau yang ingin tinggal sementara. Aku yang setelah berkompetisi, langsung ke sana karena ikut ortuku yg ada acara di tempat itu.

Tempat ini sangatlah luas. Area parkirnya bisa ditempati mungkin puluhan mobil lebih. Saat masuk ke dalam, kita akan disuguhi minuman infuse water, lalu terlihat kolam ikan dengan kucuran air yang indah. Beragam ikan yang terdapat di sana, mulai dari ikan koki, patin albino dan ikan hias lainnya.

Tepat di sebelah kolam, ada resto & cafe yang lumayan luas. Cafe berada di sebelah kiri setelah pintu masuk, dan resto ada di depan cafe, memiliki pemandangan ke arah luar yang terdapat kolam renang dan tempat pemancingan. Setiap tempat duduknya juga diberi jarak sekitar 1 meter. Di resto itu juga disediakan tempat bernyanyi/karaoke. Namun kami belum sempat nyobain makanan dan minuman di situ.

Lalu kami diajak berkeliling oleh pemandu setempat untuk melihat-lihat ruangan dan kamar. Pertama kami dibawa ke ruangan santai, lalu ke tempat bermain. Tempat keduanya lumayan luas. Hmmm mungkin bisa kalian bayangkan seperti kelas TK. Tepat di sebelah ruang bermain, ada satu tempat buku-buku semacam novel, ditempatkan seperti rak perpustakaan.

Setelah itu baru kami diajak jalan lagi ke kamar-kamarnya. Kesan saya pada kunjungan awal ini adalah tempat yang unik dan menarik dihuni oleh orang yang berusia 50 tahun ke atas Ingin baca cerita selanjutnya? Tunggu di next part ya!

*komunitas 50 plus, komunitas yang telah berusia 50 tahun ke atas melakukan kunjungan ke Rukun Senior Living

komunitas 50 plus

nb: sumber foto Komunitas 50 plus

Sepakbola Butuh Kedisiplinan?

Apakah sepakbola butuh kedisiplinan?
Kenapa butuh?

Di dalam sepakbola, kedisiplinan adalah kewajiban. Tidak hanya disiplin bangun tidur, ada juga disiplin strategi, formasi, teknik, pola makan dan lain-lain. Kekompakan atau chemistry sebuah tim tidak akan tercipta jika pemainnya tidak disiplin. Disiplin latihan juga sangatlah penting. Para pesepakbola profesional seringkali harus melewati perjalanan karier yang dipenuhi dengan latihan-latihan intensif setiap harinya. Walaupun selalu latihan, tetapi mereka juga mengatur waktunya, misalnya saat pagi dan sore hari. Tidak hanya latihan fisik tanpa jeda, sehingga membuat otot cidera. Dengan memiliki komitmen dan tekad yang kuat untuk terus berlatih, tentunya kita akan bisa bermain bola dengan baik. Paham dengan strategi dan formasi yang disampaikan oleh pelatih, disiplin dengan posisinya masing-masing, dan bertanggung jawab jika membuat kesalahan. Pola makan juga harus bisa diatur dengan baik. Misalnya jika kita ingin bertanding pagi hari, maka harus bisa mengontrol sarapannya. Jangan makan yang terlalu banyak dan berat, juga tidak terlalu sedikit.

Kedisiplinan juga harus diterapkan di SSB/pembinaan, terutama di umur 11 sampai 16 tahun. Menurut Achwani, instruktur pembinaan grassroot, saat ini kebanyakan pelatih SSB masih ingin membentuk tim. Pelatih seharusnya bisa mengenali talenta para anak dan menanamkan sikap disiplin. “Saat ini pelatih masih ingin membentuk tim, menjadikan mana anak yang masuk utama mana yang cadangan. Progress dalam SSB itu bukan meraih juara, namun pemain yang dibina perlahan-lahan dari kuantitas menuju kualitas. Fairplay, respect dan disiplin yang harus diutamakan,” ujar Achwani (sumber: beritasatu.com). Kita berharap ke depannya pembinaan pada anak-anak sejak usia dini di bidang sepakbola terus berkembang. Jika pelatih paham apa yang harus diterapkan saat membina anak usia dini, tentu tim akan terbentuk dengan sendirinya.

Cristiano Ronaldo ke MU? #2

Di pembahasan sebelumnya, saya menjelaskan tentang rumor-rumor CR7 kembali ke Manchester United. Selanjutnya, cek info terbaru dibawah ini.

YAP! Rumor yang kubahas di blog sebelumnya ternyata benar terjadi. REAL! Cristiano Ronaldo kembali ke rumahnya! Manchester United! Tepatnya pada tanggal 27 Agustus 2021. Kabarnya CR7 dibeli sekitar 25-30 juta euro. Penyerang 36 tahun itu meneken kontrak berdurasi 2 tahun. Awalnya, sempat terjadi perebutan antara Man United dengan Man City terkait pembelian Ronaldo. Namun, pada prosesnya, Man City menyatakan mundur. Alhasil Manchester United melakukan progres cepat hingga mengumumkan kesepakatan tentang membawa kembali CR7 ke rumah. Kabar ini membuat heboh hampir seluruh penggemar sepakbola. Tagar #WelcomeHomeCR7 trending di beberapa platform media sosial. Wow!

Kenapa dibilang “kembali ke rumah”? Ronaldo pernah bermain di MU pada periode 2003-2009 sebelum hijrah ke Real Madrid. Bersama tim ini, CR memulai bintang karirnya. Ia memenangi tiga titel Premier League, satu gelar Liga Champions, juga meraih trofi Piala FA, dua kali Piala Liga Inggris, dan Piala Dunia Antarklub. Peran Sir Alex Ferguson (pelatih MU saat itu) juga dikatakan paling berpengaruh terhadap karir Ronaldo hingga kini. Saat Ronaldo melakukan pertandingan pertamanya lagi di MU, kemarin saat melawan Newcastle, CR bahkan langsung menyumbang 2 gol dari skor kemenangan 4-1. Ronaldo diramal akan kembali ke masa kejayaannya di tim lamanya ini.

Rintangan Sebelum Kesuksesan

(sumber tidak diketahui)

Terkadang, sebagian orang menganggap mencapai kesuksesan adalah hal yang mudah, hanya berdoa tanpa usaha dan rintangan. Untuk mencapai kesuksesan, kita harus melewati & melawan beberapa hal/faktor, yaitu pesimis, ego, penolakan, haters, teman, masyarakat, keluarga, rasa bersalah, rasa takut, keraguan, dan atasan. Lebih jelasnya saya jelaskan di bawah ini.

Faktor pertama adalah pesimis. Pesimis adalah orang yang bersikap tidak mempunyai harapan baik. Contohnya seperti seseorang merasa pesimis saat akan mengerjakan ulangan, ia berpikir bahwa ia tidak bisa mengerjakannya. Sifat ini harus dilawan dengan optimisme.

Selanjutnya adalah ego. Sifat ini sangat buruk karena biasanya dalam melakukan sesuatu, lebih mementingkan atau memikirkan diri sendiri saja, juga ada rasa percaya diri yang terlalu berlebihan. Hal ini harus dilawan dengan sifat rendah hati.

Next, penolakan. Sering terjadi penolakan saat mencoba suatu hal. Contohnya saat melamar kerja di suatu kantor, dan kita tidak memenuhi syarat kerja disitu, dan akhirnya berakhir ditolak. Walaupun mendapat penolakan, kita harus tetap sabar dan terus mencoba.

Next, haters. Haters adalah suatu pihak/orang yang memiliki kadar kebencian yang berlebihan terhadap seseorang. Sering kita temui di kalangan kreator, youtuber, artis. Hal ini kita hadapi dengan diam saja, tidak usah di ladenin, lanjut fokus membuat karya-karya lainnya. Karena jika kita meladenin, justru bisa membuat sakit hati, yang kelanjutannya bisa mengganggu kegiatan sehari-hari karena terus kepikiran.

Faktor lainnya adalah teman. Kok teman? Yap karena beberapa teman yang justru memberi efek buruk pada kita. Contohnya seperti diajak join merokok, nyabu, nongkrong lupa waktu, dan pergaulan bebas lainnya. Jika ada teman yang seperti itu, kita harus menyikapinya dengan menjauh, atau ambil sisi positifnya dia saja. Bukan brarti kita boleh memilih-milih teman, namun kita juga bisa menentukan mana teman yang baik dan yang buruk.

Next, masyarakat. Ada pengaruh buruk dari masyarakat, misalnya seperti suka ngegosip. Bahkan jika gosip itu menyebar, si orang yg digosipin itu tentu bisa dikucilkan. Hal ini harus kita hadapi dengan memberi tau yang benar, atau menasehatinya.

Selanjutnya keluarga. Kenapa keluarga? Karena misal keluarga kita itu tidak mendukung atau tidak setuju terhadap apa yang kita jalani. Contohnya seseorang memiliki bakat menyanyi dan ingin menjadi seorang penyanyi, namun keluarganya tidak mendukung. Hal ini harus kita hadapi dengan sabar dan memberi tau bahwa jalan yang kita pilih adalah benar, dan juga akan melewati prosesnya.

Next, rasa bersalah. Kadang kita selalu merasa bersalah dengan yang telah kita lakukan dalam suatu proses. Namun seharusnya itu tidak usah dipikirkan. Teruskan melakukan hal yang baik dengan keyakinan.

Faktor lainnya adalah rasa takut. Rasa takut sering muncul di beberapa hal yang dihadapi. Contohnya rasa takut saat ingin bertanya pada guru. Sifat ini harus kita lawan dengan rasa keberanian untuk mencoba.

Next, keraguan. Ragu-ragu dalam mencoba itu sering sekali saya alami. Seperti contoh ragu-ragu harus mengoper bola ke siapa saat pertandingan. Itu harus dilawan dengan keyakinan.

Terakhir, atasan. Misalnya saat kita bekerja di suatu perusahaan, atasan kita memberi tugas yang bukan porsinya kita, atau berlebihan. Mungkin itu sering terjadi pada kalian. Kita harus hadapi ini dengan ketegasan dan keberanian berbicara yang benar.

Setelah melewati faktor-faktor diatas, saya yakin pasti akan mencapai kesuksesan. Walaupun mungkin masih banyak lagi faktor lain, namun yang saya jelaskan diatas sudah merangkup semuanya. Semoga bermanfaat buat kalian!

Cristiano Ronaldo ke MU? #1

Belakangan ini dunia persepakbolaan dibuat heboh dengan rumor mengejutkan. Apa itu? Yaitu rumor pindahnya Cristiano Ronaldo (CR7) ke Manchester United dari Juventus. Hal ini sangat ramai karena diberitakan oleh sumber-sumber berita sepakbola yang terpercaya. Contohnya akun instagram @433 (akun review skor & news transfer), @fabriziorom (pihak yang memberitakan transfer pemain, akun ini yang paling terkenal dan terpercaya), dan sumber berita terpercaya lainnya. Hal lain yang membuat heboh adalah karena Ronaldo kembali ke tim yang mengembangkan karirnya saat masih muda. Tim ini juga yang membuatnya terkenal sampai sekarang. Banyak sekali tagar #WelcometoHomeCR di akun yang memberitakan info ini. Sungguh dengan munculnya rumor ini, banyak sekali fans-fans MU atau bahkan fans CR itu sendiri yang sangat gembira dan terharu. Karena ada beberapa komen fans-fans yang kulihat di akun-akun di atas, bahwa ini adalah mimpi dia tentang Ronaldo kembali ke Manchester United.

Ingin tau selanjutnya? Tunggu di pembahasan part 2 nya!

Penurunan Angka Kasus Covid di Indonesia

Beberapa hari yang lalu, seluruh warga Indonesia mendapatkan kabar baik, yaitu terjadi penurunan kasus Covid-19 di Indonesia. Walaupun tidak di semua daerah, namun berita ini cukup melegakan. Kemenkes mengklaim penurunan kasus harian virus corona dalam lima hari terakhir terjadi lantaran dampak dari pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2-4. Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, juga menambahkan vaksinasi covid-19 berdampak pada penurunan kasus. Ia menyebut, sedari awal vaksinasi memang bertujuan untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian, serta diharapkan dapan menekan laju penularan Covid-19 di Tanah Air. Serta Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menyebut penurunan kasus akhir-akhir ini merupakan kumulatif keberhasilan dari pemerintah dan masyarakat yang berkolaborasi dalam mengendalikan pandemi Covid-19. (sc: CNN Indonesia)

Dengan berita baik ini, saya harap kita semua saling mendukung dan mematuhi aturan atau kebijakan pemerintah di masa pandemi ini. Mungkin memang ada beberapa atau banyak orang yang tidak setuju atau kurang nyaman dengan banyaknya pembatasan-pembatasan, namun jika kondisi semakin terkendali, maka pengaturan pembatasan akan semakin dilonggarkan. Maka dari itu, patuhilah kebijakan dari pemerintah, hal ini untuk kebaikan kita semua. Juga jangan lupa untuk tetap menerapkan prokes, seperti memakai masker saat bepergian, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Stay Safe!

Design a site like this with WordPress.com
Get started